Feeds:
Tulisan
Komentar

yapato at imte 2009

PANDAWA

pandawa lima

 

SHOLAWAT WITH CAK IPIEN 1 (2)

Sebuah berita anyar datang dari Kota Santri Gresik (senin,02 Nopember 2009) tentang soft launching album sholawat terbaru dari Zainal arifin yang sangat familiar dipanggil dengan cak ipiens. Dalam soft launching album pertamanya ini, cak ipiens menuturkan, “Hadirnya album sholawat ini sebagai obat rindu hati kami pada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW”.

Dalam Album pertama yang berjudul “Mari Bersholawat dengan cak ipiens” ini dikemas dengan tampilan khas yang menyajikan beberapa lagu sholawat diantaranya:   sholawat-sholawat yang populer “khoirul Bariyah dan lain sebagainya. Sampai berita ini diturunkan, cak ipiens beserta rombongan telah melakukan promo ke beberapa kota dan berkunjung ke beberapa pesantren demi menyemarakkan Sholawat kepada Nabi. “Shollu ‘Alan Nabi Muhammad”

SHOLAWAT WITH CAK IPIEN 1

 

penulis: afien_4r

gambar: arifin

 

Formasi baru keluarga besar KSBL PECUK PRODI BIOLOGI FMIPA ITS Surabaya:

desain FOP 2009

 

Selamat bergabung dalam komunitas pengamat burung liar KSBL PECUK PRODI BIOLOGI FMIPA ITS……

Ampas tebu (bagasse) adalah limbah padat industri gula tebu terdiri dari selulosa, pentosan dan lignin. Komposisi ketiga komponen bisa bervariasi pada varietas tebu yang berbeda (Kurniawan, 1998; Hutasoit, 1998). Potensi bagasse di Indonesia menurut Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) tahun 2008, cukup besar dengan komposisi rata-rata hasil samping industri gula di Indonesia terdiri dari limbah cair 52,9 persen, blotong 3,5 persen, ampas (bagasse) 32,0 persen, tetes 4,5 persen dan gula 7,05 persen serta abu 0,1 persen (Budiono, 2008).

Bagasse tebu (Saccharum officinarum L.) semula banyak dimanfaatkan oleh pabrik kertas, namun karena tuntutan dari kualitas kertas dan sudah banyak tersedia bahan baku kertas lain yang lebih berkualitas, sehingga pabrik kertas mulai jarang menggunakannya. Material bahan organik yang dimiliki pabrik gula cukup banyak, sebagai contoh adalah limbah hasil proses pasca panen di lapangan, yaitu klaras dan daun tebu, serta limbah proses pabrik gula, antara lain blotong dan ampas tebu yang kadar bahan organiknya dapat mencapai di atas 50% (Unus, 2002). Limbah padat pabrik gula (PG) berpotensi besar sebagai sumber bahan organik yang berguna untuk kesuburan tanah. Menurut Budiono (2008), ampas (bagasse) tebu mengandung 52,67% kadar air; 55,89% C-organik; N-total 0,25%; 0,16% P2O5; dan 0,38% K2O.

Kompos adalah hasil dekomposisi biologi dari bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba (bakteria, actinomycetes dan fungi) dalam kondisi lingkungan aerobik atau anaerobik (J.H. Crawford, 2003). Menurut Budiono (2008),  hasil penelitian pengomposan campuran blotong, ampas (bagasse) dan abu ketel diinkubasi dengan bioaktivator mikroba selulolitik selama 1 dan 2 minggu, kemudian diaplikasikan ke lahan tebu.  Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian kompos 10 ton/ha mampu meningkatkan bobot tebu sebanyak 16,8 ton/ha. Bioaktivator adalah inokulum campuran berbagai jenis mikroorganisme (mikroba lignolitik, selulolitik, proteolitik, lipolitik, amilolitik, dan mikroba fiksasi nitrogen non simbiotik) untuk mempercepat laju pengomposan bahan organik .

Bibit perombak Katalek® merupakan bioaktivator pembuatan kompos yang diteliti selama beberapa tahun akan keefektifan mikrobanya dalam mempercepat perombakan bahan-bahan organik menjadi unsur hara yang berguna bagi tanah. Bibit perombak Katalek® mengandung 13 macam mikroba (diantaranya Bacillus, Lactobacillus, Pseudomonas, Streptomyces, Clostridium, Aspergillus) yang berperan dalam penguraian atau dekomposisi limbah oirganik sampai berubah menjadi kompos. Sedangkan penggunaan bibit pengaya Katalek® yang terdiri dari beberapa mikroba diantaranya Azotobacter, Trichoderma, Aspergillus, Pseudomonas) akan menghasilkan kompos yang lebih kaya akan unsur hara (N, P dan K) sehingga dapat mempengaruhi produktivitas tanaman.  Oleh karena itu, pengaruh pemberian dosis bioaktivator Katalek® yang berbeda terhadap kompos bagasse tebu (Saccharum officinarum L.) harus diteliti.

DOKUMENTASI PENGOMPOSAN BAGASSE:

BAGASSE TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM)

BAGASSE TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM) 1

BAGASSE TEBU 01

BAGASSE TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM)

“Dasar sarap”, teriak seorang cewek bernama Tia. Si tia berteriak seperti itu lantaran melihat kejadian pada malam itu (sabtu,31 oktober 2009) karena ulah 3 orang cowok (ipin, cuplis n angga) yang lagi buat kopi di Beaker gelas : wadah yang digunakan untuk menakar mili liter bahan liquid di laboratorium.

kopi dalam erlenmeyer

Seketika si ipin menyahuti, “emang kenapa?… khan sama-sama wadahnya”.

si tia balik berkata: “kalian ini gila yach,,,,,, masa minum kopi pake gelas beaker”

si cuplis ikutan ngomong: “Jangan lihat dari wadahnya mbak,,,,, tapi dari rasanya,,,, sruput…emmmm”……

si angga pun angkat bicara: “kon wae seng melihate aneh,tia….padahal yo enak kok kopi neh!”,

 

mari bersholawat

Bersholawatlah kepada Rasullah Muhammad bin Abdullah Saw, bahkan Allah Swt pun bersholawat kepada Rasulullah Muhammad Saw. Sholawat dari Allah Swt kepada Rasulullah Muhamad Saw maknanya rahmat Allah Swt. Sholawat dari kita untuk Rasulullah Muhammad Saw itu do’a (do’a kita kepada Allah Swt dengan perantara Rasulullah Saw).

Allah Swt menurunkan rahmat ada dua macam, yaitu rahmat yang khusus untuk Rasulullah Muhammad Saw dan rahmat yang umum yaitu untuk kita umat beliau Saw. Rasulullah Muhammad Saw bersabda bahwa Allah Swt mengkaruniakan kepada kita berbagai keistimewaan di saat kita berkumpul dalam rangka kebaikan. Berkumpul dalam kebaikan adalah berkumpul dimana di sana untuk mengingat Allah Swt. Mengingat Allah Swt maka berarti dia mengingat Rasulullah Muhammad Saw, mengingat Rasulullah Muhammad Saw berarti dia berjalan di jalannya Rasulullah Muhammad Saw.

Dusta kalau ada yang mengaku ulama tapi dia tidak melewati Rasulullah Muhammad Saw, tidak melewati jalan yang sudah ditempuh Rasulullah Saw. Jalan yang bagaimana? Jalan yang tidak meninggalkan sholawat kepada beliau Saw dan tidak meninggal sunnah-sunnah beliau Saw. Sementara ini sudah banyak orang-orang yang meninggalkan sunnah beliau Saw, banyak yang menganggap sholawat itu bid’ah dsb, ingat jangan sekali-kali meremehkan sunnah beliau Saw.

(Sebagaimana disebutkan bahwa orang yang dicintai Allah Swt adalah mereka yang mengikuti Rasulullah Muhammad Saw, orang yang mengikuti Rasulullah Muhammad Saw adalah mereka yang menjalankan sunnah-sunnah beliau Saw)

Selain tidak meremehkan sunnah-sunnah beliau Saw, jangan lupa akan hak-hak diantara kaum muslimin, yaitu :

1. Saling mengucapkan salam ketika bertemu dengan sesama muslim. Disunnahkan laki-laki mengucapkan salam kepada laki-laki, tidak disunnahkan laki-laki mengucapkan salam kepada perempuan yang bukan mahrom-nya.

2. Datang membezuk ketika ada kaum muslimin yang sakit. Jangan pilah-pilih hanya mau membezuk mereka yang kaya saja, bezuk mereka yang miskin juga. Membezuk semua adalah lebih baik.

3. Datang di saat ada kaum muslim yang meninggal dunia. Jangan lihat yang meninggal itu termasuk orang baik atau tidak, baik atau buruk dia datang ta’ziyah saja, lalu sholatkan dia. Baik-sangkalah kepada makhluq Allah Swt dan khususnya kita harus berbaik sangka kepada Allah Swt.

4. Kalau kita dinasehati sesama muslim maka terimalah dengan baik nasehat itu demi kebaikan kita.

5. Kalau ada yang bersin ucapkanlah ‘Alhamdulillah’, lalu kita yang mendengarkan segeralah jawablah dengan ucapan ‘Yar hamullah’. (Ini termasuk saling mendo’akan sesama muslim).

Kalau kita melakukan hal-hal tersebut maka kita akan menjadi lebih baik, tidak ada pencurian sebab muslim tidak pernah mencuri, muslim tidak pernah bergosip sebab dosa gosip lebih besar daripada zinah sekalipun.

Disebutkan bahwa bulan Rajab adalah bulannya Allah Swt, bulan Sya’ban bulannya Rasulullah Muhammad Saw. Rajab sudah lewat, tapi istighfar tidak boleh berhenti, teruslah beristighfar. Bulan ini bulan Sya’ban, perbanyaklah sholawat kepada Rasulullah Muhammad Saw. Dikisahkan ada salaf yang mengatakan bahwa minimal kita bersholawat sehari 300X bahkan ada yang mengatakan bahwa kalau kita baca sholawat ‘Allahumma sholi ala sayyidina Muhammad, nabiyil umi 1.000X sehari maka dia akan tahu tempatnya di akherat sebelum dia meninggal dunia.

Diceritakan bahwa suatu saat ada seorang ibu datang kepada seorang ulama salaf, ibu itu ingin bermimpi bertemu dengan anaknya yang sudah meninggal dunia. Ibu itu disuruh sholat 4 roka’at setelah sholat Isya’, di setiap roka’atnya baca surat Al-Fatihah dan At-Takatsur lalu baca sholawat hingga tertidur. Setelah ibu itu melakukan apa yang dikatakan kepadanya maka ibu itu pun bermimpi bertemu dengan anaknya yang sudah meninggal. Tapi yang dilihatnya adalah anaknya sedang disiksa dengan 70.000 adzab oleh Allah Swt. Lalu dilaporkan kepada ulama tadi, ibu itu disuruh banyak-banyak shodaqoh.

Malamnya sang ulama bermimpi bertemu dengan anak ibu tadi tapi apa yang dilihatnya berbeda dengan yang dilihat ibunya, sekarang anak ibu itu berada dalam kenikmatan dan kesenangan. Ketika ditanya kenapa begitu padahal ibunya melihat dia sedang dalam adzab Allah Swt, dijawab bahwa dia begini berkat sholawat yang dibacakan satu kali oleh seseorang ketika lewat di makamnya. Lihat, satu sholawat menyelamatkan kita dari 70.000 adzab Allah Swt. Lalu bagaimana dengan sholawat yang dibaca lebih dari satu kali, berapa banyak kita akan diselamatkan dari adzab Allah Swt, semoga kita termasuk orang-orang yang membaca sholawat.

Ada beberapa malam yang ketika kita berdo’a di malam itu maka do’a kita tidak akan ditolak oleh Allah Swt, diantaranya adalah malam 1 Rojab, malam Nishfu Sya’ban, malam ied, malam jum’at. Malam Nishfu Sya’ban sebentar lagi, perbanyaklah sholawat sebab sholawat memperberat timbangan kebaikan kita di akherat nanti. Barang siapa saat kiamat tidak melihat Rasulullah Muhamamd Saw maka dia termasuk orang yang bakhil, orang yang pelit. Ketika ditanya siapa orang yang pelit itu ya Rasulullah, maka dijawab oleh Rasulullah Muhammad Saw bahwa orang yang pelit adalah orang yang ketika disebut nama Rasulullah Muhammad Saw dia tidak bersholawat kepada beliau Saw.

Orang tidak bakal selamat kalau dia tidak mencintai Rasulullah Muhammad Saw, mencintai Rasulullah Muhammad Saw adalah mengerjakan sunnah-sunnah beliau Saw. Kita umat termulia sebab Nabi kita Nabi yang termulia bahkan semua Nabi merindukan menjadi umat Rasulullah Muhammad Saw. Kita harus bersyukur menjadi umat Nabi Muhammad Saw. Dikisahkan ada 70.000 umat yang masuk Surga tanpa hisab. Semoga kita termasuk di dalamnya. Amin.

Bersholawat dan bershodaqohlah agar kita selamat. Shodaqoh yang paling utama adalah kepada yang terdekat dengan kita dulu, saudara-saudara kita, tetangga-tetangga kita dulu baru mereka-mereka yang lebih jauh. Dan ingat bahwa shodaqoh itu sama dengan silaturrohim.

Link:

www.majlismajlas.blogspot.com

“Shollu ‘Alan Nabi Muhammad” itulah kalimat yang semoga selalu Kita ungkapkan setiap kali kita teringat akan sosok yang begitu menggetarkan hati kita, yakni Nabitullah Muhammad Shollahu “alaihi wa sallam.

Dalam kesempatan ini, sabtu (31 oktober 2009), Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) Cinta Rebana Institut Teknologi sepeluh Nopember (ITS) Surabaya mengadakan Festival Hadrah UKM Cinta Rebana se-Jawa Timur 2009 yang bertempat di Plasa DR. Angka ITS. “Peserta tahun ini yang ikut serta dalam ajang festival Hadrah ini ada peningkatan Qualitas dan Quantitasnya serta banyak didominasi dari peserta Surabaya, Sidoarjo, Malang dan Jombang”, ungkap Rosa selaku panitia Festival Hadrah.

Banyak catatan yang tertoreh dalam festival ini, diantaranya terjalinnya ukhuwah antar pecinta dan pemerhati rebana yang ada di Jawa Timur. “Kedepannya, kami akan meningkatkan kegiatan ini lebih baik lagi dan dapat mengundang dan memobilisasi banyak lagi masa yang akan ikut berpartisipasi”, tandas Rosa.

Selain itu, dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi sebuah wadah untuk tetap konsisten bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW serta melestarikan budaya leluhur yang banyak ditinggalkan para pemuda, dan hanya sebagian pemuda yang notabene berada di lingkungan pondok pesantren yang melestarikan. Oleh karena itu, kontinuitas kegiatan ini akan terus ditingkatkan oleh mahasiswa-mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan mahasiswa (UKM) cinta rebana ITS Surabaya. (afien_4r)

BERIKUT DOKUMENTASI KEGIATAN:

cinta rebana its_01

teman-teman dari UKM Cinta rebana sedang melantunkan Sholawat

cinta rebana its_02

suasana pengunjung dan peserta festival Hadrah se JATIM 2009

cinta rebana its_03

para “penerbang” dari UKM Cinta Rebana ITS

cinta rebana its_04

para jawara festival hadrah se-JATIM 2009

cinta rebana its_05

paling kiri : ArifinBITS (penulis), no. 3 dari kiri: Nordin (ketua UKM cinta rebana), no. 4 dari kiri: Bapak Wahyudin MKU ITS (selaku pembimbing UKM Cinta Rebana), no.5 dari kiri: Bahrudin (UKM cinta rebana) dan paling kanan: Muntari (manajer UKM Cinta Rebana)

cinta rebana its_06

“Wajah santun nan Rupawan” anggota UKM Cinta Rebana ITS

Di suatu pagi tepatnya selasa (27/10/09), ketika saya (arifiin,red.) melakukan perjalanan berkeliling Monumen nasional (MONAS) Indonesia di Jakarta, saya bersama seorang teman (arnold,red.) yang juga seorang Birdwatcher menunjukkan ke saya tentang keberadaan sekawanan burung Perkutut (Geopelia striata).
Burung ini merupakan burung pemakan biji yang memiliki Tubuh berukuran kecil (21 cm).Tubuh ramping, ekor panjang. Kepala abu-abu, leher dan bagian sisi bergaris halus, punggung coklat dengan tepi hitam. Bulu sisi terluar ekor kehitaman dengan ujung putih. Iris dan paruh abu-abu biru, kaki merah jambu tua. Hidup berpasangan atau kelompok kecil. Makan di permukaan tanah. Kadang berkumpul untuk minum di sumber air. Makanan: biji-bijian, serangga. Sarang berbentuk datar tipis dari ranting-ranting. Telur berwarna putih, jumlah 2 butir. Berbiak bulan Januari-September. Memiliki kelebihan mampu mengemisikan suara yang terdengar merdu. Suara merdu tersebut umumnya dihasilkan oleh individu perkutut jantan.
Perkutut (Geopelia striata) di tengah kota Jakarta by KSBL pecuk
Burung Perkutut (Geopelia striata) banyak berkeliaran di daerah sekitar Monas. Burung ini banyak beraktifitas di paving jalan. Sarang-sarang buatan banyak di temukan diantara pohon Palm raja (Oreodoxa Regia) yang sengaja dibuat oleh PEMDA DKI Jakarta.

sarang Perkutut (Geopelia striata) di tengah kota Jakarta--- by KSBL pecuk

Dari wacana seperti ini, kita bisa berkaca bahwa kepedulian kita terhadap burung dan Habitatnya bisa kita wujudkan setidaknya memberikan sarang buatan demi kehidupan burung yang ada di alam bebas. Dan sebagai bentuk pembelajaran bahwa usaha Konservasi harus selalu dilaksanakan dimanapun dan kapanpun kita ada. (afien_4r/MIK)

Bahan yang harus dibawa saat praktikum berlangsung tanggal o4 nopember 2009 adalah sebagai berikut:

Kelompok 1

  1. Alpinia galanga
  2. Kaempferia galanga
  3. Kaempferia pandurata
  4. Chrysalidocarpus lutescens
  5. Chrysalidocarpus lakka
  6. Eichhornia crassipes
  7. Echinodorus palaefolius
  8. Sagittaria sagittifolia
  9. Alisma plantago

Kelompok 7

  1. Zingiber officinale
  2. Zingiber purpureum
  3. Amomum cardamomum
  4. Imperata cylindrica
  5. Cymbopogon Citrates
  6. Cymbopogon nardus
  7. Vetiveria zizanioides
  8. Bambusa spinosa
  9. Bambusa vulgaris

tertanda asisten Liliopsida,

Arifin n Vivid

Tulisan Sebelumnya »