//
you're reading...
Uncategorized

Marketing Plan 2009: “Year of Living Dangerously”

Minggu-minggu terakhir ini pasti Anda para marketer sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan budget dan menyusun marketing plan (MP) 2009. Penyusunan MP kali ini “spesial” karena kita tahu kondisi bisnis makro yang sedang kita hadapi kali ini tidak lazim dan tidak normal menyusul terjadinya krisis di seluruh dunia. Penyusunan MP kali ini semakin spesial dan kian challenging karena tahun depan kita punya gawe besar Pemilu, di mana berbagai kemungkinan ketidakmenentuan politik bisa terjadi.

Karena berbagai keadaan tak menentu tersebut, maka lengkaplah kita menyebut tahun 2009 sebagai tahun penuh ranjau, tahun penuh tantangan, tahun penuh ketidakmenentuan, tahun penuh gonjang-ganjing. Karena itu tak salah kalau tulisan ini saya beri sub-judul “year of living dangerously”, karena tahun depan adalah tahun gawat, tahun di mana marketer bakal banyak nyrempet-nyerempet bahaya.

Pertanyaannya, apakah dengan demikian para marketer kemudian pesimis, diam saja menunggu kondisi membaik, dan loyo menghadapi terpaan krisis? Absolutely not!!! Justru dalam kondisi darurat seperti ini Anda harus 150% lebih waspada, 150% lebih kreatif, 150% lebih ngotot, 150% lebih smart, dan 150% lebih tahan banting. Hanya dengan begitu Anda bisa survive melalui tahun berat 2009. Ingat, pada saat krisis 1998, kita menyasikan beberapa smart player justru melesat di tengah kebanyakan pemain lain yang rontok, hancur-berguguran. Adhira Finance misalnya, justru meroket selama dan setelah krisis, karena kejeliannya membangun strategi dengan menggeser portofolio pembiayaannya dari mobil ke motor.

Saya punya lima tips yang mungkin bisa membantu Anda dalam merancang MP untuk menyiasati tahun 2009 yang penuh onak dan duri. Coba kita simak satu-satu.

Tips #1: Think Strategically. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya saat kondisi normal, MP Anda kali ini harus lebih strategis (tak sekedar taktikal) dan berdimensi jangka panjang tiga bahkan lima tahun ke depan. MP Anda juga harus fokus mencari sumber-sumber daya saing baru untuk bisa memenangkan kompetisi di industry’s rule of the game yang baru. Harus diingat, biasanya kondisi krisis yang begitu dalam seperti yang akan kita alamai ini menghasilkan industry’s rule of the game baru yang bisa jadi sama sekali berbeda dengan rule of the game yang berlaku sebelumnya. Kejelian Anda menemukan sumber-sumber daya saing baru akan memungkinkan Anda memenangkan bahkan mengunci persaingan di lingkungan bisnis yang baru.

Tips #2: Outlook Is the Key. Saya selalu mengatakan bahwa tinjauan (outlook) terhadap lingkungan bisnis makro (mencakup tinjauan terhadapa perubahan ekonomi, politik, sosial-budaya, pasar, peta kompetisi, juga perubahan konsumen) merupakan proses penting pertama yang harus Anda lakukan dalam menyusun sebuah MP. Bahkan saya berani bilang, “haram” hukumnya, anda menyusun MP tanpa melakukan tinjauan lingkungan bisnis. Tinjauan lingkungan bisnis ini menjadi kian penting di saat-saat kondisi lingkungan bisnis sedang bergolak tidak lazim seperti sekarang ini. Karena itu Anda bersama tim harus mengalokasikan waktu cukup banyak untuk mengkaji dan mengevaluasi berbagai perkembangan lingkungan bisnis sebelum Anda merumuskan strategi, taktik, dan program. Janganlah tergesa-tergesa merumuskan strategi sebelum Anda tahu betul prahara macam apa yang bakal Anda hadapi. Anda harus yakin dan paham apa saja ancaman yang bakal Anda hadapi; apa saja peluang yang bisa diambil; dan Anda harus bisa mengukur kekuatan dan kelemahan internal.

Tips #3: Clear Direction – Built Scenario. Begitu bail-out pemerintah Bush sebesar 700 miliar dolar gagal meyakinkan para pelaku pasar modal di seluruh dunia, kini para pelaku ekonomi dihinggapi rasa kalut dan panik dalam merespons berbagai ketidakmenentuan yang terjadi. Di tengah kondisi gonjang-ganjing seperti ini, kalau Anda kalut dan panik, pasti kondisinya akan makin buruk. Melalui rumusan MP, mestinya Anda bisa secara jernih membaca keadaan yang terjadi, dan dari situ dengan jernih pula, Anda merumuskan strategi antisipasi. Saya tahu bahwa dalam kondisi gonjang-ganjing tak menentu seperti sekarang ini tak mudah menyusun strategi yang solid. Karena itu ada baiknya Anda menyusun skenario-skenario (plan A, plan B, Plan C) dalam merespons keadaan yang bakal terjadi. Ingat, dalam kondisi seperti sekarang ini tim Anda membutuhkan direction yang jelas untuk bisa
melangkah secara mantap dan konfiden.

Tips #4: Be Creative – Focused on Strength and Opportunity. Karena kondisinya serba sulit, maka wajar saja jika Anda harus 150% lebih kreatif dalam merancang strategi pemasaran tahun 2009. Saya yakin, kombinasi antara ketajaman melakukan outlook dan kreativitas dalam merancang strategi akan menjadi paspor kesuksesan Anda melampaui tahun 2009 dengan sukses. Satu hal lagi perlu diingat, dalam berkreasi membangun strategi dan taktik sejauh mungkin Anda fokus pada peluang (opportunity) yang muncul di pasar di satu sisi, dan kekuatan (strength) yang Anda miliki di sisi lain. Ini bukan berarti kemudian Anda melupakan sama sekali ancaman (threat) dan kelemahan (weakness) yang Anda miliki.

Tips #5: Minimize Risk – “Low Budget High Impact” Programme. Kalau outlook dan creative strategy sudah mampu Anda bangun, maka kini sampai gilirannya Anda merancang dan mengeksekusi taktik dan program pemasaran. Sekali lagi karena kondisi semasa krisis ini serba tidak menentu, maka pilihan yang Anda ambil harus sejauh mungkin meminimalisir resiko (minimize risk) dengan melakukan penghematan dan pengeluaran-pengeluaran yang bijak. Setiap rupiah uang yang Anda keluarkan haruslah menghasilkan dampak yang siknifikan. Dengan kata lain, program-program yang Anda luncurkan haruslah low budget, high impact.

DIULAS DARI: Yuswohady — MarkPlus Institute of Marketing

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: