//
you're reading...
WACANA

“Revolusi Sinergisitas Elemen Organisasi Mahasiswa ITS dari Wacana hingga Aksi”

Oleh:
Zainal Arifin/NRP. 1505100048/Weblog:www.arifinbits.co.cc

Sebagai bagian sebuah pergerakan, organisasi mahasiswa (ORMAWA) yang ada ITS memiliki beberapa keunikan. Keunikan itu disebabkan karena banyaknya peran yang bisa dimainkan yang tidak dibatasi pada spesifikasi isu tertentu. Hal ini tentu berbeda dengan gerakan sosial lain yang memiliki kekhususan dalam aktivitas dan kerja-kerja gerakannya, yang umumnya mengambil isu-isu tertentu seperti isu lingkungan, isu anti utang, pengarusutamaan gender, bantuan hukum, perlindungan konsumen dan sebagainya.

Banyak hal yang bisa dikaji dan dipelajari selama menjadi mahasiswa ITS, terutama ketika saya menjadi bagian dari elemen ORMAWA ITS, di UKM Cinta Rebana,LMB, HIMA BIO ITS, dan BEM ITS. Dari beberapa ORMAWA ini, bentuk pembelajaran berbeda saya peroleh. Dari pembelajaran ini muncul sebuah wacana tentang penyikapan terhadap realitas sosial secara reaktif tanpa tujuan dan arah yang jelas. Banyak ORMAWA ITS masih terjebak pada kerja-kerja yang bersifat charity an sich : menyikapi masalah, melakukan aksi massa, melakukan pendampingan masyarakat, melakukan kegiatan sosial tapi tidak melihat struktur masalah secara kritis sehingga masalah serupa muncul kembali dan kegiatan-kegiatan advokasi tersebut berulang terus setiap periode layaknya program rutin yang sudah sewajarnya dilaksanakan.

Realitas-realitas yang dihadapi gerakan mahasiswa ITS adalah disorientasi dalam tujuan, fragmentasi internal, tidak jelasnya positioning gerakan mahasiswa, kurangnya sinergisitas antar kelompok pergerakan mahasiswa ITS. Oleh karena itulah upaya membuat (baca : menemukan kembali) platform gerakan menjadi sangat penting dilakukan. Hal ini tidak lain agar ORMAWA yang ada di ITS dapat kembali mengafirmasikan dirinya sebagai gerakan yang layak diperhitungkan juga agar ORMAWA ITS dapat memberikan sesuatu yang jauh lebih bermakna dan berarti bagi bangsa dan bagi ITS khususnya. Tentu saja, tanpa menafikan peran-peran lain dari ORMAWA ITS selain sebagai sebuah “gerakan mahasiswa”, seperti “pengembangan potensi mahasiswa”.

Dari wacana permasalahan yang dihadapi, muncul sebuah komitmen yang harus dilakukan antara lain: Transformasi Isu, Transformasi Karakter dan Transformasi Pola dan Bentuk Gerakan. Hal inilah yang akan menciptakan sinergisitas dan integralitas ORMAWA ITS menjadi sebuah aksi nyata untuk berevolusi menuju kesinambungan dunia kemahasiswaan di ITS khususnya.

*) ditulis sebagai syarat mengikuti beasiswa aktivis IKA ITS

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: